Terang Kehidupan

“Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”
—Yohanes 1:4-5

“Dalam Dia ada hidup.” Sebelum Allah mulai menciptakan langit dan bumi, yang ada hanya kehampaan. Namun perhatikan Kej. 1:2: “Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.” Tidak ada kehidupan—kecuali Dia. Allah, yang adalah Hidup itu sendiri, kemudian memberi hidup kepada seluruh ciptaan-Nya melalui Sang Firman. Hanya dalam Firman Allah ada kehidupan; di luar Dia, tidak ada apapun. Hampa. Ingatlah bagaimana Yehezkiel bernubuat menyatakan Firman Allah kepada tulang-tulang yang kering, dan seketika Roh Allah memenuhi tulang-tulang itu dan membuat mereka hidup kembali sebagai pasukan manusia yang besar jumlahnya!

“Dan hidup itu adalah terang manusia.” Terang adalah yang pertama diciptakan Allah dalam Kej. 1:3. Ketika Allah Sumber Hidup menciptakan, Ia memberi hidup; Ia menerangi yang dihidupkan-Nya. Nabi Yesaya berseru: “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar” (Yes. 9:1). Nubuat tentang siapakah itu? Tidak lain nubuat tentang Yesus Kristus, Juruselamat yang dijanjikan Allah!

light“Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” Lihatlah sejarah panjang pembantaian manusia oleh manusia di dunia. Lihatlah bagaimana manusia saling menyakiti. Lihatlah keluarga-keluarga yang hancur dan penuh kebencian. Lihatlah hubungan-hubungan yang rusak dan kepercayaan yang dikhianati. Dunia ini gelap. Beberapa orang begitu gelap jiwanya hingga mereka bertanya, “Sudah lenyapkah harapan?”

Injil, Kabar Baik, adalah jawabannya. Ia berkata, “Ada harapan!” Ia berseru, “Kegelapan tidak menguasai Terang!” Terang itu tidak bersinar dengan malu-malu seperti lilin kecil; Ia adalah cahaya yang membutakan—seperti yang menimpa Saulus dan mengekspos seluruh kegelapan jiwanya. Ia bukan Yohanes Pembaptis yang adalah terang yang sebentar saja menyala. Ia Terang ilahi. Dan kegelapan tidak menguasai-Nya. Tentu kegelapan akan berusaha mematikan-Nya, tapi kegelapan tidak dapat menguasai-Nya. Kata-kata-Nya masih terdengar hingga kini:

“Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”
(Yoh. 8:12)

Renungkan

Dunia ini berusaha menawarkan banyak hal untuk membuat hidup kita lebih menggairahkan, lebih bermakna, lebih indah untuk dijalani. Namun lihat ke dalam hati kita, dan yang kita lihat adalah kegelapan. Apa yang ditawarkan dunia tidak memberi terang bagi jiwa kita, malah mempercepat kematiannya. Pengharapan hanya ada pada Allah, Sang Pencipta, yang adalah Sumber dari hidup. Ketika kita percaya kepada Yesus Kristus—yaitu kita menerima Firman Allah, Roh-Nya diberikan-Nya pada kita dan menghidupkan jiwa kita yang mati. Terang itu berkuasa menghancurkan kegelapan di dalam kita. Seberapapun gelapnya hidupmu, masa lalumu, masa depanmu, perbuatanmu, Terang Sang Firman tidak dapat dikuasai oleh kegelapan itu. Datanglah ke hadapan-Nya, dan engkau akan melihat Terang ilahi yang menelan seluruh kegelapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s