Dibalik Kata-Kata

“Kalo ngomong tu dipikir dulu!”

Lebih dari sekali loh, orang ngomong begitu ke aku. Terakhir aku denger kalimat seperti itu kira-kira lima tahun yang lalu, waktu masih semester awal kuliah. Dan begitu denger, aku langsung diem. Kata orang Jawa, krakep. Kaget, karena aku sendiri baru sadar bahwa aku asal nyeplos tanpa mikir dulu sebelum ngomong.

Ada orang-orang yang lahir dengan “karunia” suka ngomong. Mereka seperti punya perbendaharaan kata yang lebih banyak dibanding orang lain, dan tentu saja, dengan segitu banyak kata, pasti ada kesalahan penggunaan. Kadang-kadang, dan biasanya, karena ga sempat mikir dulu – uda keburu ngomong. Dan seperti yang kita tau, kata-kata yang sudah keluar tidak bisa ditarik lagi – sayangnya, termasuk kata-kata yang seharusnya tidak perlu keluar.

Dulu.

Dulu aku termasuk orang yang nylekit kalo ngomong. *Btw ya, bahasa Jawa ada banyak sekali kata yang bisa dipakai untuk menjelaskan seperti apa seseorang bertutur kata!* Jahatnya aku adalah, aku sering dengan sengaja ngomong untuk menyakiti orang lain kalo aku marah. Suatu kali waktu ngobrol sama mama, dia dengan keras bilang, “Glory! Kalo ngomong tu jangan bikin orang lain ga pengen ngomong lagi sama kamu!” Dari situlah aku sadar, kata-kata adalah senjataku untuk membela diri dan membalas dendam pada orang lain.

Oke, begitulah kira-kira saya dulu. Yang paling penting adalah, apa yang bikin aku berubah?

Dibandingkan dulu, aku sudah mengalami banyak sekali kemajuan. Kadang-kadang, aku masih dengan sengaja pake kata-kata yang keras buat ngomong ke orang-orang tertentu (dan aku sadar itu akan menyakiti mereka) – tapiiii! Bukan lagi dengan kata-kata yang kasar – aku jauh lebih selektif dalam penggunaan kata sekarang. Dan tujuanku bukan sekedar menyakiti orang lain, tapi menegur mereka sampai pada inti masalahnya, biar mereka sadar bahwa mereka salah. Tujuanku adalah mereka berubah. Dan kenapa aku bisa punya tujuan begitu??

Aku mengasihi mereka.

Jadi bedanya Glory yang dulu dengan Glory yang sekarang adalah? Glory yang dulu hanya mengasihi dirinya sendiri dan memikirkan perasaannya sendiri. Glory yang sekarang, meluap-luap dengan kasih buat orang lain.

Dan apa yang mengubah aku? Ga lain dan ga bukan: Tuhan, yang mengasihi aku dengan berlimpah-limpah.

Cara aku ngomong dan kata-kataku cuma sebagian kecil yang berubah dari hidupku setelah aku kenal Tuhan. Sebenernya, dalam hidupku, semuanya berubah. Semuanya! Dan perubahan yang terjadi di dalam itu terefleksikan di luar. Bukti paling gampang yang bisa dilihat orang lain tentu adalah kata-kataku.

Apakah pembaca termasuk orang yang sering asal njeplak kala berkata-kata? Atau kata-kata kamu cenderung negatif? Pertanyaan untuk perbaikannya adalah sebagai berikut:

  1. Apa kamu sering memakai kata-kata untuk balik menyakiti orang lain bila mereka menyakiti kamu? Lanjut nomer 2 bila jawabannya “ya”.
  2. Apa kamu bisa bilang, “Saya mengasihi orang yang saya temui dan saya ingin dia berubah jadi orang yang lebih baik”? Lanjut nomer 3 bila jawabannya “tidak”.
  3. Apa kamu merasa sangat dikasihi oleh Tuhan? Apakah bagi kamu Tuhan sangat baik dan kamu bergantung sepenuhnya pada Dia? Paragraf di bawah adalah buat kamu yang menjawab “tidak”.

Mintalah pada Tuhan untuk memulihkan hati kamu terlebih dahulu. Dari hatilah terpancar kehidupan. Kata-kata jahat, berarti hati ga beres. Kata-kata membangun dan terpikir dengan baik, berarti hatinya beres dan utuh. Dan ga ada yang bisa beresin hati kita, memenuhi hati kita dengan kasih, selain Dia, yang adalah kasih yang sejati.

One thought on “Dibalik Kata-Kata

  1. Sometimes you are brutally honest, but I like it🙂 Nice blog, Glo. Aku dulu juga ngomong ngasal ceplas-ceplos, skrg uda banyak berubah karena ditegor Tuhan dan teman-teman. You know what, menjaga kata-kata yang keluar dr mulut itu susah, but in the end it’s a redeeming experience and you will get to the taste the sweetness of that experience.

    Only by His grace.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s