Belajar Kepemimpinan Dari Nehemia 1

Halo! Setelah lama ga nge-blog (yang mana melanggar salah satu resolusi taun baru yang aku bikin sendiri – kalo bisa dibilang resolusi T.T) akhirnya ada topik yang cukup menarik untuk dibicarakan. Haha.. Kapan-kapan aku pengen cerita kenapa lama vakum ngeblog, tapi hari ini ngomongin yang lebih penting dulu lah yaaa. Mariiii..

Banyak banget buku dan seminar soal leadership. Aku bukan mo nambah teorinya kok (karena uda ada 21 Hukum Tak Terbantahkan Tentang Kepemimpinan, kan? :p Hahaha). Aku mo tulis sesuatu dari Alkitab. Alkitab adalah buku yang menarik karena dia memaparkan pelajaran dan prinsip-prinsip yang penting – dalam kehidupan sehari-hari. Kitab Nehemia uda lama terkenal sebagai kitab kepemimpinan, jadi 2 malam yang lalu, waktu aku ga bisa tidur, dengan penasaran aku baca kitab ini – yang mana adalah keputusan yang kurang bijak sepertinya karena aku jadi keterusan baca sampe jam 4 pagi T.T Tapi keren abiss, dan banyak hal yang aku pelajari dari situ.

Topik kita dibatasi sebagai berikut: kepemimpinan dalam lingkup Kristiani. Hal pertama yang penting tentang kepemimpinan adalah: kepemimpinan ialah salah satu dari banyak karunia yang diberikan Roh Kudus kepada orang percaya. Salah satu, sodara-sodara. Jadi ada banyaaaak karunia yang diberikan Roh Kudus, dan semua karunia itu berguna. Kepemimpinan mungkin salah satu karunia yang paling ingin dimiliki oleh banyak orang, tanpa sadar bahwa karunia ini diberikan dengan sebuah tujuan – karena itu ga mungkin setiap orang punya, dan bahwa karunia yang lain adalah sama berharganya dengan karunia ini.

Ada macem-macem-macem karunia, mulai dari karunia memberi, menasehati, sampe yang lebih ‘spektakuler’ seperti menyembuhkan, dan yang ‘prestisius’ seperti kepemimpinan. Secara khusus kita membahas kepemimpinan ya. Karunia ini diberikan karena harus ada orang-orang yang bisa mikir ekstra keras, usaha ekstra untuk memahami berbagai karunia lain, mengelola berbagai jenis karunia yang ada di dalam gereja, mau terlibat lebih jauh dalam kehidupan setiap anggota tubuh Kristus, dan bertanggung jawab atas seluruh pelaksanaan pengelolaan karunia dalam salah satu bagian tubuh Kristus.

Loh, kok jadi berat tugasnya?? Bukankah pemimpin itu nyuruh-nyuruh, kasi perintah, nikmatin hasil, fotonya dipampang di halaman depan, dapet duitnya, dst dst yang enak-enak? Kok jadi ribet dan berat begitu??

Karunia kepemimpinan itu dibayang-bayangi oleh sebuah frase yang seringkali kedengeran mengerikan buat orang awam: tanggung jawab. Ya, berani memimpin berarti berani bertanggung jawab, apapun resiko dan hasil yang terjadi nantinya. Dan itu bukan pekerjaan gampang! Bukan sekedar terkenal, diliat orang, omongannya didengerin, disegani, dan berbagai hal yang prestisius lainnya. Suatu hari nanti, seorang yang jadi pemimpin di dunia, akan berdiri di hadapan Tuhan bersama orang-orang lain dan Tuhan akan memberi upah sesuai pekerjaannya. Kalo para pengikutnya kocar-kacir dan ga keurus, betapa mengerikannya hari itu, ketika si pemimpin harus bertanggung jawab atas perbuatannya di depan Tuhan!

Teman, ga semua orang diberi karunia untuk memimpin. Kita harus maklum bahwa ga semua orang bisa lancar ngomong di depan banyak orang; ga semua orang bisa bikin perencanaan yang baik; ga semua orang berwibawa dan didengerin omongannya; ga semua orang bisa mengambil keputusan yang tepat dengan cepat; karena emang ga semua orang diberi karunia itu! Dan kita ga perlu susah payah pengen jadi pemimpin kalo emang bukan di situ Tuhan tempatkan kita. Kita ga akan menikmati pekerjaan itu, malah jadi beban buat kita.

Sekali lagi, kemampuan untuk memimpin adalah sebuah karunia – karunia yang dibayangi kata tanggung jawab. Itu pemberian Tuhan kepada orang-orang tertentu – sama seperti ga semua orang diberi karunia menasehati ato menyembuhkan orang sakit. Mereka yang memimpin, harus mengerjakan tanggung jawab itu sebaik mungkin karena para pemimpin suatu hari nanti akan dimintai pertanggungjawaban yang lumayan heboh oleh Tuhan.

Lanjut bagian kedua besok ya! Kita bakal belajar, seperti apa cara memimpin yang baik, dari bang Nehemia. Ciao – God bless!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s