I Am Sorry

Suatu kali seorang teman cerita ke aku tentang betapa mengesalkannya keadaan di mana ada orang-orang tertentu yang berbuat salah, lalu minta maaf ke dia. “Ya gw bisa berbuat apa?” katanya. “Ga ada pilihan selain memaafkan, kan?”

Memang mengesalkan sekali kalo orang berbuat salah yang menyakitkan buat kita, lalu dia anggap sebuah permintaan maaf bisa menyelesaikan semuanya. Dan emang, sayangnya, ga ada pilihan selain memaafkan – bukan berarti ga mau memaafkan ya, cuma emang itu kliatannya seperti usaha yang sama sekali ga seimbang: di satu sisi orang yang minta maaf ya tinggal minta maaf; di sisi lain, orang yang disakiti harus berjuang buat mengampuni.

Tapi gimana kalo kita ada di posisi orang yang minta maaf?

Aku baru berbuat salah ke Tuhan. Sebenernya kesalahan ini ya ga baru-baru amat, dan aku uda berniat berubah. Tapi ada pihak otoritas yang ungkit masalah ini lagi, dan aku jadi merasa bersalah lagi.

Jadilah aku dateng lagi ke Tuhan dan nangis lagi. Aku minta maaf lagi. Tapi rasa bersalah itu belum hilang. Dan pengetahuan bahwa aku salah itu sungguh menyiksa.

Aku tau aku bisa bilang itu intimidasi ato apa lah. Bisa juga si Pendakwa (a.k.a Iblis) bikin aku inget terus tentang kesalahanku.

Tapi aku tau aku memang salah. And to think of how I’ve done Him wrong while He’s been very kind to me, is killing me.

Kemudian aku mulai sadar satu hal yang positif dari rasa bersalah: aku sadar betapa ga layaknya aku buat melayani Tuhan. Aku sadar betapa Dia terlalu mulia buat aku. Aku sadar betapa baiknya Tuhan kalo Dia masih mengizinkan aku hidup dan berbuat sesuatu bagi Dia. Aku jahat, ga tau terima kasih dan ga berarti; tapi Dia yang Mahakudus itu mengasihi aku dengan sempurna.

Aku masih sedih karena mengecewakan Dia. Tapi kesedihan itu tenggelam oleh satu hal: kekaguman. Kekaguman akan kasihNya yang ga berbatas, akan pengampunanNya yang ga ada akhirnya, akan anugerahNya yang melimpah-limpah dalam hidupku.

Jadi aku bersyukur.. Karena rasa bersalah itu hanya sekedar rasa. Kesalahanku, sudah diampuni. I am sorry, Lord, You know I truly am. And thank You for Your precious forgiveness..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s